<

Longhouse Tours

Liburan di Sarawak tidaklah lengkap tanpa mengunjungi rumah panjang yang merupakan kediaman tradisional banyak suku pribumi di sini, misalnya suku Iban, Bidayuh dan Orang Ulu. Rumah panjang adalah deretan rumah terpisah yang disatukan oleh teras dan satu atap. Seorang tuai rumah adalah ketua dalam rumah panjang ini. Setiap keluarga memiliki kamar sendiri-sendiri (bilik). Kegiatan komunal dilaksanakan dalam beranda yang disebut ruai. Pengunjung pria dapat bermalam di beranda ini, sedangkan pengunjung wanita dipersilakan untuk menginap dalam bilik.

Masyarakat rumah panjang biasanya mengenakan pakaian yang praktis seperti jins dan kaos. Mereka hanya mengenakan kostum tradisional saat festival misalnya Gawai Dayak atau festival panen suku Iban, dan saat ada perkawinan. Rombongan tur biasanya disambut dengan segelas tuak atau arak beras, dan tarian selamat datang. Setelah itu, mereka akan melihat-lihat rumah panjang dan dihibur dengan berbagai pertunjukan budaya. Biasanya Anda akan diundang untuk turut dalam tarian. Pengunjung juga dapat bermalam di rumah panjang ini, atau di penginapan di sekitar.
Lihat Peta