<

Pasir Salak Historical Complex   

Berlokasi sekitar 70km dari Ipoh, Pasir Salak Historical Complex merupakan tempat penghormatan kepada para pahlawan seperti Dato' Sagor dan Dato' Maharaja Lela. Monumen penghargaan yang didirikan berbentuk sundang (pedang besar), replika dari jenis pisau yang digunakan untuk membunuh Mr. Birch. Pahlawan Dato' Sagor dan Dato' Maharaja Lela dahulu memimpin rakyat melawan tentara penjajah Inggris.

Inilah tempat di mana nasionalisme Melayu pertama kali berkobar. Ketika Residen Perak Inggris saat itu, J.W.W. Birch, dibunuh di tepi Sungai Perak, ketegangan antara pemerintah kolonial Inggris dan kaum Melayu meningkat. Lalu pecah menjadi konflik terbuka yang akhirnya menghasilkan proklamasi kemerdekaan negara ini.

Atraksi lain di kompleks ini mencakup Monumen J.W.W. Birch, makam Sipuntum (terduga pembunuhnya), benteng Datuk Maharaja Lela's, meriam Lela Rentaka yang pernah digunakan melawan tentara kolonial Inggris, dan dua Rumah Kutai (rumah tradisional Perak) yang diisi dengan artefak sejarah dan budaya setempat.
Lihat Peta